Minggu, 03 September 2017

22 Penyebab Insomnia atau Penyakit Susah Tidur

Siapa yang tidak merasa sebal ketika badan sudah merasa lelah setelah bekerja dan ingin tidur pada malam harinya, namun tidak dapat terlelap atau tidak bisa tidur dengan nyenyak. Akibatnya, pada keesokan hari, kamu akan merasa lemas dan konsentrasi menjadi berkurang. Tentu saja ini akan berdampak buruk pada pekerjaan kamu karena tidak dapat bekerja secara fokus dan maksimal.

Insomnia atau yang lebih dikenal dengan penyakit susah tidur merupakan suatu kondisi yang dialami oleh seseorang pada malam hari menjelang dan / atau saat tidur. Seseorang yang mengalami insomnia bisa mengalami kesulitan untuk dapat terlelap atau pun mudah terbangun saat sudah tertidur dan sulit untuk dapat melanjutkan tidur kembali.

Penyebab Insomnia
Penyebab Insomnia - 24ur.com

Selain dapat mengganggu aktivitas harian kamu, kurang tidur akibat insomnia juga bisa mempengaruhi kondisi kesehatan. Jika tubuh secara terus-terusan mengalami kurang tidur, beragam jenis penyakit baik ringan hingga kronis, bisa dengan mudah menyerang tubuh kamu.

Maka dari itu, mempelajari apa saja yang bisa menyebabkan susah tidur merupakan salah satu hal penting untuk kamu tahu. Setelah kamu mengetahui beberapa penyebabnya, maka kamu bisa melakukan pencegahan atau pun bisa bebas dari gangguan insomnia lebih cepat.

Ada beberapa hal yang bisa membuat tidur kamu menjadi tidak berkualitas karena insomnia, seperti pengaruh gaya hidup dan adanya kondisi tertentu.

Memiliki Penyakit Tertentu
Penyebab susah tidur yang pertama, yaitu disebabkan karena adanya riwayat penyakit tertentu yang bisa memicu terjadinya insomnia. Hal ini terjadi bisa karena adanya gangguan langsung dari penyakit tersebut, atau pun karena rasa tidak nyaman akibat gejala yang ditimbulkan.

Beberapa jenis penyakit penyebab insomnia :
  • Peradangan pada rongga sinus
  • Alergi hidung
  • Asam lambung tinggi
  • Kelebihan hormone hipertiroid
  • Masalah persendian atau arthritis
  • Gangguan pernapasan atau asma
  • Parkinson
  • Efek konsumsi obat-obatan penyakit tertentu

Sindrom Kaki Gelisah
Seseorang yang mengidap sindrom ini akan mengalami hasrat untuk menggoyang atau menggerakkan kaki secara terus-menerus tanpa disadari. Sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome bisa terjadi karena adanya gangguan pada otak dan system saraf atau dikenal juga dengan gangguan neurologis.

Salah satu dampak buruk bagi pasien dari sindrom kaki gelisah yaitu akan cenderung lebih mudah mengalami insomnia. Hal ini disebabkan karena kaki yang terus-terusan bergerak akan menyebabkan tubuh tetap terjaga sepanjang malam.

Sleep Apnea
Pernahkah kamu saat sedang tidur merasakan sesak pada pernapasan? Bisa jadi itu merupakan sleep apnea. Sleep apnea merupakan suatu gangguan pada pernapasan yang dialami sejumlah orang saat sedang terlelap. Gangguan ini bisa terjadi secara berulang dalam satu malam.

Sleep apnea bisa membuat kamu berhenti bernapas selama beberapa detik saat sedang tidur. Kondisi ini tentu akan memaksa kamu untuk terbangun karena tubuh tidak bisa bernapas. Jika gangguan ini kerap kamu alami, ada baiknya untuk langsung melakukan konsultasi kepada dokter langganan kamu.

Depresi
Kondisi kejiwaan yang sedang dalam keadaan kurang baik, stress, atau pun depresi, bisa menjadi penyebab munculnya insomnia. Ada ciri-ciri depresi yang umumnya bisa dengan mudah kamu kenali, seperti sering melamun, kurang bergairah, dan cepat lelah.

Dampak depresi bisa menyebabkan kamu menjadi sulit tidur. Hal ini disebabkan karena sepanjang malam, kamu akan terpikirkan dengan masalah yang sedang kamu alami dan membuat kamu menjadi tidak mengantuk.

Sebagai solusi dari permasalahan ini, cobalah untuk melakukan hal-hal positif yang bisa membantu mengurangi depresi. Seperti berolahraga rutin dan selalu berpikir positif. Bila depresi membuat kamu benar-benar kesulitan tidur, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter untuk diberikan obat antidepresan.

Merasa gelisah
Hampir setiap orang terutama orang dewasa, pasti pernah dilanda rasa gelisah. Entah itu karena persoalan pekerjaan, percintaan, ataupun hal-hal lainnya. Tanpa kamu sadari, rasa gelisah yang kamu alami ternyata bisa memicu terjadinya insomnia pada malam hari. Hal ini dikarenakan rasa gugup serta cemas yang muncul akibat kamu terus-terusan memikirkan masalah tersebut.

Agar kamu dapat tetap tidur dengan mudah, cobalah untuk tidak terlalu memforsir diri dengan memikirkan hal-hal penyebab rasa gelisah kamu. Agar masalah dapat cepat terselesaikan, berpikir tenang dan mengubah cara pandang kamu terhadap masalah ke arah yang lebih positif juga patut untuk kamu coba.

Melakukan aktivitas menyenangkan seperti menjalani hobi juga efektif untuk menghilangkan rasa gelisah. Terakhir, perbanyak ibadah sesuai dengan ajaran agama yang kamu anut.

Gaya hidup kurang sehat
Insomnia juga dapat terjadi tanpa adanya riwayat sakit seperti pada poin sebelumnya. Penerapan gaya hidup yang kurang baik serta rutinitas tidur yang kurang teratur, bisa menjadi salah satu penyebab insomnia yang kamu alami.

Begadang
Kebiasaan begadang disaat malam hari masing sering menjadi penyebab insomnia. Tiap-tiap orang memiliki alasan begadang yang berbeda-beda, mulai dari sekedar berbincang dengan teman hingga dini hari, hingga karena tuntutan deadline pekerjaan.

Jika memang tidak begitu penting dan mendesak, mulailah tinggalkan kebiasaan buruk ini. Jika kamu sering begadang, maka tubuh akan mengalami kesulitan untuk beristirahat karena kamu paksakan untuk tetap terjaga.

Tidur siang terlalu lama 
Tidur siang yang terlalu lama, bisa membuat kamu kesulitan tidur di malam harinya. Hal ini dikarenakan tubuh menjadi tidak mengantuk karena sudah merasa cukup beristirahat di siang hari. Oleh karena itu, jika kamu tetap ingin tidur siang, maka tidurlah dengan waktu yang secukupnya dan jangan terlalu lama.

“Balas dendam” saat akhir pekan  
Banyak orang yang masih menerapkan gaya hidup “balas dendam” seperti ini. Balas dendam disini memiliki artian yaitu tidur sepuas-puasnya atau sepanjang hari selama akhir pekan. Tujuannya yaitu untuk mengganti jam tidur yang kurang selama hari kerja.

Padahal konsep “balas dendam” ini sebenarnya memiliki efek yang kurang baik, yaitu bisa membuat kesulitan tidur pada keesokan malamnya. Hal ini disebabkan karena tubuh mengalami kebingungan terhadap pergantian waktu tidur kamu.

Kerja dengan sistem shift
Sama halnya dengan konsep balas dendam di atas, para pekerja dengan sistem shift juga mengalami hal serupa. Jam kerja yang tidak pasti dan berubah-ubah, membuat tubuh bingung akan jam tidur kamu.

Selain 10 penyebab di atas, terjadinya insomnia juga dapat disebabkan akibat pola makan tertentu yang sebaiknya dihindari, antara lain :
  • Kopi
  • Alkohol
  • Nikotin
  • Makan menjelang tidur 


EmoticonEmoticon