Jumat, 15 September 2017

Dampak Negatif Akibat Kurang Tidur Bagi Kesehatan

Kegiatan begadang sudah bukan menjadi hal yang aneh di masyarakat kita. Semua orang, terutama orang dewasa, pasti pernah melakukan begadang walau hanya sesekali. Setiap orang memiliki alasan yang berbeda-beda ketika ditanya mengapa melakukan begadang. Jawaban yang paling sering ditemukan yaitu seperti untuk menonton permainan tim olahraga favorit, tuntutan deadline pekerjaan atau tugas, insomnia, atau bahkan hanya untuk sekedar berbincang dengan temannya.

Jika kamu termasuk orang yang sering begadang, maka ada baiknya kamu membaca artikel ini hingga tuntas. Efek yang muncul akibat begadang tidak hanya dapat membuat kamu menjadi mengantuk keesokan harinya, namun juga akan berdampak pada gangguan fungsi otak dan dapat memicu terjadinya permasalahan mental hingga munculnya penyakit kronis.


Bahaya Akibat Kurang Tidur - intoday.in

Apakah Kurang Tidur Berpengaruh Bagi Otak?

Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu faktor agar kesehatan mental seseorang dapat tetap terjaga dalam keadaan yang sehat, maka diperlukan adanya kerjasama dengan otak guna memproses suatu informasi.

Agar hal tersebut dapat berjalan dengan baik, maka dibutuhkan pula tidur yang cukup. Bila kamu sering begadang, maka otomatis jam tidur kamu akan terganggu. Akibatnya, kondisi kesehatan kamu baik mental maupun fisik akan menjadi terganggu. 

Stress merupakan salah satu permasalahan yang kerap muncul akibat kurang tidur. Padahal di sisi lain, stress juga menjadi salah satu penyebab semakin buruknya insomnia yang kamu alami. Berdasarkan penjelasan dari Professor Matt Walker, saat tubuh mengalami kurang tidur, maka salah satu bagian otak akan mengalami peningkatan aktivitas yaitu tepatnya pada bagian amigdala.

Saat amigdala mengalami peningkatan aktivitas, maka otak akan mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi orang tersebut. Kabar buruknya, saat tubuh kurang tidur, aktivitas amigdala dapat meningkat hingga 60%. Para ahli juga mengatakan bahwa gangguan mental pada seseorang juga tidak lepas dari adanya pengaruh kurang tidur.

Yang Terjadi Pada Otak Saat Kamu Kurang Tidur

Pada orang dewasa, umumnya membutuhkan tidur enam hingga delapan jam perharinya agar tubuh dapat berisitirahat maksimal. Banyak orang yang menganggap remeh dampak dari kurang tidur. Dampak tersebut memang tidak dapat muncul seketika pada keesokan harinya, namun dampak tersebut akan mulai terasa saat otak merasa sudah sangat kekurangan istirahat. Dampak yang ditimbulkan juga dapat berbeda-beda, tergantung kondisi metabolism tubuh dan aktivitas orang tersebut.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat terjadi pada otak, saat kamu kekurangan tidur :

Meningkatnya aktivitas otak
Saat kamu kekurangan tidur, otak akan bekerja menjadi lebih keras. Hal ini disebabkan karena otak menerima sinyal secara terus menerus bahwa kamu sedang dalam keadaan mengantuk. Dampaknya buruknya yaitu membuat kinerja otak menjadi tidak efektif. Agar energy pada otak dapat terpenuhi, maka otak harus dipaksa untuk memompa energy lebih ekstra menuju korteks prefrontal.

Sulit konsentrasi
Dalam dunia medis, gangguan ini juga dikenal dengan istilah brain fog. Istilah ini mengacu pada adanya gangguan pada otak yang menyebabkan sulitnya untuk saling berkoordinasi. Akibatnya, kamu akan mengalami kesusahan terutama saat dalam berkonsentrasi, menentukan keputusan, dan memusatkan perhatian. Brain fog atau pikiran berkabut dapat terjadi ketika tubuh mengalami kelelahan dan kurang tidur.

Menurunnya daya ingat
Daya ingat yang semakin memburuk merupakan salah satu risiko yang harus kamu alami jika sering mengalami kurang tidur. Kurang tidur akan mempengaruhi memori pada otak kamu, baik untuk jangka panjang dan jangka pendek.

Fungsi memori jangka panjang yaitu untuk dapat mengingat segala sesuatu yang dianggap penting dan memudahkan saat mempelajar sesuatu yang baru. Agar memori jangka panjang dapat bekerja maksimal, maka dibutuhkan tidur yang cukup agar proses penyimpanan memori tersebut dapat berjalan dengan lancar.

Berbeda dengan memori jangka panjang, memori jangka pendek memiliki fungsi dalam menjalankan suatu hal yang lebih kompleks, contohnya yaitu berhitung. Salah satu syarat agar memori jangka pendek dapat bekerja dengan efisien, maka dibutuhkan konsentrasi yang tinggi. Akan tetapi, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu dampak kurang tidur yaitu juga dapat menurunkan konsentrasi.

Sulit mengendalikan kebiasaan
Salah satu dampak kurang tidur yaitu dapat berpengaruh pada kemampuan otak seperti untuk dapat mengendalikan kebiasaan, perilaku, dan merencanakan sesuatu yang mengalami penurunan. Pada umumnya, seseorang yang mengalami rasa kantuk cenderung akan berperilaku dengan mengulang dan mengikuti kebiasaan yang sudah ada. Maka tak heran, apabila saat akan menghilangkan kebiasaan buruk yang kamu miliki akan lebih sulit saat tubuh dalam kondisi mengantuk. 

Selain dapat mengganggu kerja otak, kurang tidur juga akan berdampak pada kesehatan mental seseorang. Jika pada seseorang yang sebelumnya dalam keadaan sehat, maka kurang tidur dalam memicu timbulnya gangguan mental. Sedangkan pada orang yang sebelumnya memiliki gangguan mental dengan kategori ringan, maka dapat berpotensi menjadi semakin parah.

Dampak Akibat Kurang Tidur Bagi Kesehatan Mental

Ada beberapa gangguan kesehatan mental yang dapat terjadi bila kamu kekurangan tidur, antara lain :

Depresi
Salah satu penyebab terjadinya depresi yaitu dapat dikarenakan tubuh kurang tidur. Bila sebelumnya kamu telah mengalami depresi, maka kurang tidur dapat membuat depresi kamu menjadi semakin parah. Agar depresi dapat lebih cepat teratasi, perbaiki pola tidur kamu agar dapat tercukupi setiap malamnya.

ADHD
ADHD merupakan suatu gangguan yang dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa. Pada orang yang mengalami gangguan ini akan menjadi lebih hiperaktif dan lebih mudah mengantuk pada siang hari. Selain itu, dampak ADHD lainnya yaitu dapat mempengaruhi emosi dan sulit untuk dapat memperhatikan sesuatu dengan focus.

Gangguan bipolar
Kurang tidur dapat memicu munculnya gangguan bipolar pada seseorang. Gangguan bipolar akan mempengaruhi psikis seseorang dan membuat suasana hatinya menjadi labil. Penderita gangguan ini dapat mengalami perubahan mood secara drastic, seperti fase mania dan depresi. Maka dari itu, agar kamu dapat terhindar dari adanya gangguan bipolar, usahakan untuk memenuhi kebutuhan tidur untuk tubuh kamu.

Sulit mengendalikan emosi
Mengantuk akibat kurang tidur juga berpotensi mempengaruhi kamu dalam mengendalikan emosi. Saat tubuh kekurangan jam tidur, maka pengendalian emosi akan cenderung menurun. Hal ini akan berdampak seperti munculnya rasa cemas yang berlebihan, mimpi buruk, dan lain-lain.

Meningkatkan Risiko Mengalami Beragam Penyakit Lainnya

Tidak hanya beberapa gangguan seperti yang telah disebutkan di atas, kurang tidur juga akan berdampak pada munculnya beragam jenis penyakit, baik ringan hingga kronis.

Hipertensi
Jika kamu mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi, bisa jadi itu disebabkan karena tidur kamu tidak cukup. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan para ahli, kurang tidur dapat meningkatkan risiko hipertensi pada seseorang. Seseorang yang mengalami hipertensi juga akan berisiko terhadap penyakit jantung dan stroke.

Stroke
Hasil penelitian yang dilakukan oleh salah satu universitas di Inggris, yaitu Wawick Medical School mengungkapkan bahwa seseorang yang sering mengalami kurang tidur akan mengalami peningkatan risiko terkena penyakit stroke sebesar lima belas persen.

Obesitas
Seseorang yang memiliki jam tidur yang kurang akan cenderung lebih mudah mengalami kenaikan berat badan. Hal ini disebabkan karena saat kamu kurang tidur, maka hormone ghrelin atau hormone yang menimbulkan rasa lapar akan mengalami peningkatan. Sebaliknya, leptin pada tubuh yang berfungsi untuk menahan rasa lapar akan cenderung menurun.

Oleh karena itu, apabila kamu tidak ingin mengalami obesitas, maka benahi pola tidur kamu mulai saat ini juga. Pola tidur yang baik dengan jam tidur yang terpenuhi akan membuat tubuh lebih mudah dalam mengendalikan nafsu makan kamu.

Diabetes
Salah satu penyakit yang dapat muncul akibat pola hidup tidak sehat, yaitu diabetes atau kencing manis. Seseorang dengan tidur yang kurang, akan menurunkan system kerja tubuh dalam penggunaan insulin secara efektif. Hal ini tentu saja akan berdampak memicu terjadinya penyakit diabetes.  


EmoticonEmoticon