Rabu, 30 Agustus 2017

Cara Mengatasi Telinga Berdengung Secara Alami

Telinga berdengung tentu saja akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada seseorang yang mengalaminya. Ada mitos yang mengatakan bahwa jika telinga kamu berdengung, maka itu menandakan akan terjadi sesuatu pada diri kamu. Dan mitos ini masih banyak dipercayai oleh sebagian orang.


Padahal faktanya, terdengarnya suara berdengung pada telinga ini merupakan suatu salah satu kondisi medis yang dikenal juga dengan istilah tinnitus. Kondisi ini menyebabkan telinga bisa mendengar suara seperti dengungan, dengingan, siulan, dan suara mengganggu lainnya. Padahal tidak ada sumber suara tersebut dari luar.

Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh JAMA Otolaryngology Head & Neck Surgery mengatakan bahwa dari sepuluh orang, salah satu diantaranya pernah mengalami telinga berdengung.

Hingga saat ini masih belum ada cara pasti yang diketahui untuk mengatasi tinnitus, meskipun saat sudah diketahui penyebab telinga berdengung. Akan tetapi ada beberapa langkah yang dapat kamu lakukan yang dapat membantu menghilangkan suara berdengung di telinga kamu.

Cara Mengobati Telinga Berdengung


Cara Mengatasi Telinga Berdengung
Cara Mengatasi Telinga Berdengung - kinja-img.com

1. Kenali penyebab telinga berdengung
Pada artikel sebelumnya, kami telah menuliskan beberapa hal yang bisa menjadi penyebab telinga berdengung. Seperti mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat (Alkohol, kafein, makanan berlemak) serta efek samping penggunaan obat bisa menjadi penyebab tinnitus.

Cobalah untuk mengamati satu persatu hal-hal yang memicu tinnitus pada telinga kamu. Bila sudah diketahui apa penyebabnya, kamu bisa menghindari hal tersebut agar tinnitus tidak bertambah parah.

2. Hindari kebiasaan merokok
Selain tidak baik bagi paru-paru, rokok juga dapat memperparah keadaan tinnitus seseorang. Saat kamu merokok, sel-sel pada saraf yang mengendalikan pendengaran dapat menjadi terhambat. Selain itu kandungan toksik pada rokok, juga bisa menyebabkan munculnya suara denging pada kuping.

3. Terapi suara
Seorang ahli otolaringologi dari Philadelphia mengungkapkan bahwa manusia cenderung lebih mudah mentolerir munculnya suara dari luar tubuh dibandingkan dari dalam seperti tinnitus.

Agar kamu bisa beradaptasi terhadap suara mengganggu yang bersumber dari dalam telinga, kamu bisa mencoba untuk melakukan terapi suara. Caranya cukup mudah, yaitu kamu bisa mendengarkan musik dari radio dengan desibel yang rendah.

4. Hindari stress
Pikiran yang stress ternyata dapat meningkatkan risiko tinnitus menjadi semakin parah. Untuk itu cobalah untuk melakukan hal-hal yang bisa mengurangi stress kamu. Seperti berolahraga, meditasi, yoga, latihan pernafasan serta beristirahat yang cukup.

Manajemen stress yang baik dan didukung dengan istirahat yang cukup bisa membantu dalam memulihkan kondisi fisik dan tentunya mengurangi tinnitus.

5. Istirahat yang cukup
Kurang istirahat bisa menyebabkan tinnitus menjadi semakin parah. Akan tetapi, pada sebagian pasien tinnitus justru mengalami telinga berdengung saat mau tidur dan menyebabkan sulit untuk terlelap. Lantas bagaimana cara menjaga tidur agar tetap tercukupi?
  • Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan bersih
  • Matikan lampu kamar
  • Jika suara di kamar kamu sangat hening, gunakan suara kipas angin atau menyetel musik bernada tenang dengan volume rendah untuk menyamarkan suara dengung.

6. Olahraga rutin
Tidak hanya bermanfaat untuk mengurangi rasa stress, berolahraga ringan seperti berjalan dan jogging juga memiliki manfaat lainnya. Olahraga rutin tiga hingga 5 kali dalam seminggu bisa membantu kamu untuk mendapatkan tidur yang berkualitas pada poin 5.

7.  Hindari sumber suara
Mendengar suara dengan tingkat desibel tinggi merupakan salah satu penyebab tinnitus. Hindari menonton konser terlalu dekat dengan sumber suara dan menyetel musik dengan volume secukupnya.

8. Periksa kesehatan rutin
Jika telinga terus-terusan berdengung, periksakan telinga kamu langsung ke dokter agar segera diketahui apa yang menjadi penyebab dari tinnitus itu sendiri.

Ada beberapa jenis penyakit yang diketahui bisa memicu timbulnya tinnitus. Seperti tumor, hipertensi, dan aterosklerosis. Periksakan  kesehatan kamu ke dokter secara rutin agar mendapatkan perawatan dan terhindar dari penyakit tersebut.

Selain itu tentunya harus didukung pula dengan penerapan pola hidup yang sehat disertai dengan konsumsi makanan bergizi yang seimbang.

9. Terapi CBT
Jika denging pada telinga kamu dirasa sudah sangat menggangu, tidak ada salahnya kamu untuk mencoba terapi CBT. Cognitive Behavioral Therapy (CBT) merupakan jenis terapi yang bekerja dengan cara berpusat pada reaksi emosional seorang pasien pada tinnitus.


EmoticonEmoticon